Sabtu, 06 Februari 2016

Bab 1
Pendahuluan

Membahas mengenai geografi kita tidak terlepas dari fenomena apa, siapa, kapan,dimana, mengapa dan bagaimana atau dengan kata lain disingkat dengan 5WH.
Pertanyaan tersebut merupakan dua pertanyaan yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita.
Pertanyaan dimana ?  akan memerlukan jawaban berkenaan dengan lokasi atau tempat atau wilayah atau ruang di muka bumi, seperti pada pertanyaan “dimana kamu dilahirkan ?” atau “dimana letak kampus UNIVET Sukoharjo ?” jelas akan dijawab dengan jawaban yang menunjukkan lokasi atau tempat.
Pertanyaan berikutnya, yaitu  Kapan ?
Akan memerlukan jawaban yang menunjukkan waktu, seperti pada pertanyaan “Kapan  terjadinya bencana Gempa bumi di Yogyakarta ? kapan kamu  kamu dilahirkan ?” jelas akan dijawab dengan jawaban yang berkaitan dengan waktu.

Kedua elemen tersebut,yaitu ruang dan waktu, tidak akan lepas dari manusia dan akan selalu mengikuti manusia dimana dan kapanpun berada. Kenyataan tersebut memperlihatkan bahwa manusia selama hidupnya terikat oleh ruang dan waktu dan tidak bisa melepaskan diri dari kedua elemen tersebut.
Keterikatan pada ruang dan waktu menjadikan pengetahuan akan ruang/tempat dan waktu merupakan pengetahuan yang mutlak diperlukan oleh setiap individu, karena tanpa pengetahuan tersebut manusia tidak akan dapat memanfaatkan ruang di muka bumi secara maksimal.      Walau merupakan pengetahuan yang wajib dimiliki oleh setiap individu, namun pengetahuan akan ruang dan waktu tidak tumbuh sendirinya atau dibawa sejak lahir karena pengetahuan mengenai keduanya merupakan hasil dari proses panjang pendidikan manusia dari masa kemasa  selama hidupnya. Proses pendidikan tersebut berlangsung di rumah, masyarakat dan sekolah.
Pengetahuan yang mengkaji secara khusus elemen ruang dimuka bumi adalah Geografi, karena pada dasarnya Geografi merupakan Ilmu yang menggambarkan perbedaan dan persamaan ruang di muka bumi serta hubungan yang terjadi di antara ruang-ruang tersebut. Sehingga, pengetahuan akan geografi merupakan pengetahuan yang mutlak diperlukan oleh setiap individu di muka bumi. Tujuannya agar ruang muka bumi dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia.

Konsep ruang (concept of space) dan relasi keruangan yang menjadi pokok kajian Geografi tidak terlepas dari rentang waktu.Sehingga ketika Geografi memandang sistem lingkungan manusia (man-environmental system) selalu dipandang berdasarkan konsep ruang dan waktu. Demikian pula ketika memandang fenomena lainnya di muka bumi, geografi selalu memandangnya berdasarkan konsep ruang dan waktu. Hal tersebut menunjukkan cara memandang suatu berbagai fenomena di muka bumi dengan mempergunakan konsep ruang dan waktu merupakan ciri khas Geografi. Sebagai sebuah pengantar, buku ini berupaya menyajikan gambaran umum tentang Geografi sehingga pembaca dapat memahami dan mengerti akan maksud dan tujuan geografi serta manfaatnya bagi kehidupan umat manusia.

Bab 1 merupakan pendahuluan dari buku ini yang sekaligus merupakan pengantar bagi pembaca dalam memahami kandungan buku;

Bab 2 diberi judul Sejarah Perkembangan Geografi menguraikan perkembangan perkembangan Geografi dari masa kemasa mulai mulai Geografi klasik yang berupa pengetahuan akan bumi dalam bentuk catatan perjalanan umat manusia dalam menjelajahi muka bumi hingga perkembangannya di masa kini, selain itu diuraikan juga diuraikan peranan para tokoh Ilmu pengetahuan dalam mengembangkan sisi keilmuan Geografi;

Bab 3 berjudul Pengertian, Prinsip dasar dan kedudukan Geografi,berisikan berbagai pengertian Geografi sehingga memberigambaran jelas bagi pembaca berkenaan dengan pengertiangeografi, selain itu juga diuraikan berbagai prinsip dasar dariGeografi sehingga bisa dilihat posisinya sebagai Ilmu danmembedakannya dengan Ilmu yang lainnya;

Bab 4 berjudul Cabang, Klasifikasi, dan kedudukan Geografi.

Pada bagian ini diuraikan Cabang-cabang Geografi, Klasifikasi Geografi serta kedudukan Geografi di tengah Ilmu Pengetahuan lainnya.

Bab 5 berisikan konsep dan peranan Geografi di tengah masyarakat;

Bab 6 diuraikan Pendekatan-pendekatan dalamGeografi;  pada

Bab 7 diuraikan Pengajaran Geografi yang mencakup pengajaran Geografi di Indonesia, Ruang lingkuppengajaran Geografi, sumber pengajaran Geografi, dan KewajibanGuru Geografi;

Bab 8 berjudul peranan pengajaran Geografi,berisikan Peranan Geografi dalam Pendidikan Nasional, PerananGeografi dalam Pendidikan Kependudukan, Peranan Geografidalam Pendidikan Lingkungan hidup, dan Peranan Geografi dalampendidikan pembangunan;


Bab 9 merupakan bagian terakhir buku ini berjudul Sistem Informasi Geografi (SIG) berisikan Pengertian Sistem Informasi Geografi (SIG), Subsistem SIG,Pemanfaatan SIG dan Analisis Keruangan (Spatial) dalam SIG.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar