Bab
1
Pendahuluan
Membahas mengenai
geografi kita tidak terlepas dari fenomena apa, siapa, kapan,dimana, mengapa
dan bagaimana atau dengan kata lain disingkat dengan 5WH.
Pertanyaan
tersebut merupakan dua pertanyaan yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita.
Pertanyaan dimana
? akan memerlukan jawaban berkenaan
dengan lokasi atau tempat atau wilayah atau ruang di muka bumi, seperti pada
pertanyaan “dimana kamu dilahirkan ?” atau “dimana letak kampus UNIVET
Sukoharjo ?” jelas akan dijawab dengan jawaban yang menunjukkan lokasi atau tempat.
Pertanyaan
berikutnya, yaitu Kapan ?
Akan
memerlukan jawaban yang menunjukkan waktu, seperti pada pertanyaan
“Kapan terjadinya bencana Gempa bumi di
Yogyakarta ? kapan kamu kamu dilahirkan
?” jelas akan dijawab dengan jawaban yang berkaitan dengan waktu.
Kedua elemen
tersebut,yaitu ruang dan waktu, tidak
akan lepas dari manusia dan akan selalu mengikuti manusia dimana dan kapanpun
berada. Kenyataan tersebut memperlihatkan bahwa manusia selama hidupnya terikat
oleh ruang dan waktu dan tidak bisa melepaskan diri dari kedua elemen tersebut.
Keterikatan pada
ruang dan waktu menjadikan pengetahuan akan ruang/tempat dan waktu merupakan
pengetahuan yang mutlak diperlukan oleh setiap individu, karena tanpa
pengetahuan tersebut manusia tidak akan dapat memanfaatkan ruang di muka bumi
secara maksimal. Walau merupakan
pengetahuan yang wajib dimiliki oleh setiap individu, namun pengetahuan akan
ruang dan waktu tidak tumbuh sendirinya atau dibawa sejak lahir karena pengetahuan
mengenai keduanya merupakan hasil dari proses panjang pendidikan manusia dari
masa kemasa selama hidupnya. Proses
pendidikan tersebut berlangsung di rumah, masyarakat dan sekolah.
Pengetahuan yang
mengkaji secara khusus elemen ruang dimuka bumi adalah Geografi, karena pada
dasarnya Geografi merupakan Ilmu yang menggambarkan perbedaan dan persamaan
ruang di muka bumi serta hubungan yang terjadi di antara ruang-ruang tersebut.
Sehingga, pengetahuan akan geografi merupakan pengetahuan yang mutlak diperlukan
oleh setiap individu di muka bumi. Tujuannya agar ruang muka bumi dapat
dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia.
Konsep ruang
(concept of space) dan relasi keruangan yang menjadi pokok kajian Geografi
tidak terlepas dari rentang waktu.Sehingga ketika Geografi memandang sistem
lingkungan manusia (man-environmental system) selalu dipandang berdasarkan
konsep ruang dan waktu. Demikian pula ketika memandang fenomena lainnya di muka
bumi, geografi selalu memandangnya berdasarkan konsep ruang dan waktu. Hal
tersebut menunjukkan cara memandang suatu berbagai fenomena di muka bumi dengan
mempergunakan konsep ruang dan waktu merupakan ciri khas Geografi. Sebagai
sebuah pengantar, buku ini berupaya menyajikan gambaran umum tentang Geografi
sehingga pembaca dapat memahami dan mengerti akan maksud dan tujuan geografi
serta manfaatnya bagi kehidupan umat manusia.
Bab 1 merupakan
pendahuluan dari buku ini yang sekaligus merupakan pengantar bagi pembaca dalam
memahami kandungan buku;
Bab 2 diberi
judul Sejarah Perkembangan Geografi menguraikan perkembangan perkembangan
Geografi dari masa kemasa mulai mulai Geografi klasik yang berupa pengetahuan
akan bumi dalam bentuk catatan perjalanan umat manusia dalam menjelajahi muka
bumi hingga perkembangannya di masa kini, selain itu diuraikan juga diuraikan
peranan para tokoh Ilmu pengetahuan dalam mengembangkan sisi keilmuan Geografi;
Bab 3 berjudul
Pengertian, Prinsip dasar dan kedudukan Geografi,berisikan berbagai pengertian
Geografi sehingga memberigambaran jelas bagi pembaca berkenaan dengan
pengertiangeografi, selain itu juga diuraikan berbagai prinsip dasar
dariGeografi sehingga bisa dilihat posisinya sebagai Ilmu danmembedakannya
dengan Ilmu yang lainnya;
Bab 4 berjudul
Cabang, Klasifikasi, dan kedudukan Geografi.
Pada bagian ini
diuraikan Cabang-cabang Geografi, Klasifikasi Geografi serta kedudukan Geografi
di tengah Ilmu Pengetahuan lainnya.
Bab 5 berisikan
konsep dan peranan Geografi di tengah masyarakat;
Bab 6 diuraikan
Pendekatan-pendekatan dalamGeografi;
pada
Bab 7 diuraikan
Pengajaran Geografi yang mencakup pengajaran Geografi di Indonesia, Ruang
lingkuppengajaran Geografi, sumber pengajaran Geografi, dan KewajibanGuru
Geografi;
Bab 8 berjudul
peranan pengajaran Geografi,berisikan Peranan Geografi dalam Pendidikan
Nasional, PerananGeografi dalam Pendidikan Kependudukan, Peranan Geografidalam
Pendidikan Lingkungan hidup, dan Peranan Geografi dalampendidikan pembangunan;
Bab 9 merupakan
bagian terakhir buku ini berjudul Sistem Informasi Geografi (SIG) berisikan
Pengertian Sistem Informasi Geografi (SIG), Subsistem SIG,Pemanfaatan SIG dan
Analisis Keruangan (Spatial) dalam SIG.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar